Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS

Selasa, 02 Juni 2026 - 08:50 WIB
Tim pengembang Debug menyatakan bahwa sebagian besar penyakit yang ditularkan nyamuk saat ini belum memiliki vaksin atau pengobatan yang efektif.

"Penyemprotan pestisida tidak berkelanjutan karena nyamuk secara bertahap mengembangkan resistensi terhadap pestisida, belum lagi bahan kimia ini bisa beracun. Sementara itu, pengeringan air yang tergenang juga tidak cukup, karena tidak mungkin untuk mengidentifikasi semua tempat yang dipilih nyamuk untuk bertelur," demikian yang disampaikan kelompok tersebut.

Solusi yang diusulkan oleh tim peneliti adalah menggunakan nyamuk jantan yang terinfeksi bakteri alami bernama Wolbachia.

Ketika nyamuk jantan kawin dengan nyamuk betina, telur-telur tersebut tidak dapat menetas, sehingga secara bertahap mengurangi populasi nyamuk seiring waktu.

Karena hanya nyamuk betina yang menggigit manusia, para ahli menegaskan bahwa melepaskan nyamuk jantan tidak akan meningkatkan risiko gigitan nyamuk di daerah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!