Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:21 WIB
BURUNG merpati. FOTO/ Vief
BEIJING - Para ilmuwantelah lama memperdebatkan bagaimana merpati menempuh jarak ratusan kilometer setiap hari tanpa tersesat.

Banyak teori yang menyatakan bahwa mereka mendeteksi sinyal magnetik menggunakan molekul peka cahaya di mata, paruh, atau telinga bagian dalam mereka.



Dalam sebuah studi baru yang dibagikan oleh Associated Press pada 29 Mei, ilmuwan Martin Wilkeski dari Institut Max Planck untuk Perilaku Hewan (Jerman) dan rekan-rekannya mencari sinyal magnetik di organ-organ merpati dan menemukan bahwa sinyal terkuat terletak di hati.

Secara spesifik, sel imun khusus di hati merpati bertanggung jawab untuk memecah sel darah merah dan menyimpan zat besi. Ketika para ilmuwan bereksperimen dengan sementara waktu menghilangkan sel-sel imun ini dan kemudian melepaskan merpati untuk terbang, burung-burung tersebut ditemukan "sama sekali tidak mampu menemukan jalan mereka."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!