Gaya Hidup Sehat Pilihan, Kandungan Rendah Kalori Jadi Preferensi
Senin, 25 Mei 2026 - 22:00 WIB
AICE Group memperoleh penghargaan dTOP CSR Awards 2026. FOTO/ Dok SindoNews
TOKYO - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, Aice menghadirkan inovasi produk es krim dengan kandungan rendah kalori dan tanpa sukrosa sebagai bentuk kepedulian terhadap perubahan preferensi masyarakat saat ini.
Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana Zhong, usai AICE Group memperoleh penghargaan dengan predikat nilai tertinggi #Star 5 pada TOP CSR Awards 2026, dan penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026 kepada CEO-nya, Jack Wang, mengatakan bahwa perusahaan melihat inovasi produk bukan hanya sebagai strategi bisnis, tetapi juga bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Kami melihat tren gaya hidup sehat kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat, khususnya generasi muda urban. Karena itu, Aice terus mendorong inovasi produk yang tidak hanya menghadirkan rasa yang enak, tetapi juga memberikan pilihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini,” jelas Sylvana.
Menurut Sylvana, pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun industri makanan modern yang lebih bertanggung jawab dan relevan dengan perubahan perilaku konsumen.
Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana Zhong, usai AICE Group memperoleh penghargaan dengan predikat nilai tertinggi #Star 5 pada TOP CSR Awards 2026, dan penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026 kepada CEO-nya, Jack Wang, mengatakan bahwa perusahaan melihat inovasi produk bukan hanya sebagai strategi bisnis, tetapi juga bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Kami melihat tren gaya hidup sehat kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat, khususnya generasi muda urban. Karena itu, Aice terus mendorong inovasi produk yang tidak hanya menghadirkan rasa yang enak, tetapi juga memberikan pilihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini,” jelas Sylvana.
Menurut Sylvana, pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun industri makanan modern yang lebih bertanggung jawab dan relevan dengan perubahan perilaku konsumen.
Lihat Juga :