Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:41 WIB
Perkembangan penting lainnya adalah laporan bahwa Direktur CIA John Ratcliffe baru-baru ini melakukan kunjungan langka ke Havana untuk membahas langsung isu-isu keamanan regional dengan para pejabat Kuba. Sumber internasional lainnya menunjukkan bahwa ini merupakan pertanda bahwa Washington sangat prihatin dengan perkembangan pesat peperangan UAV di Belahan Bumi Barat.

Menurut para ahli militer, investasi Kuba dalam UAV mencerminkan tren umum dalam peperangan modern, di mana negara-negara dengan sumber daya terbatas masih dapat membangun kemampuan pencegahan yang signifikan dengan sistem tanpa awak yang berbiaya rendah namun sangat efektif.

Para analis juga berpendapat bahwa konflik Rusia-Ukraina telah mendorong banyak negara untuk menilai kembali peran UAV dalam peperangan modern, khususnya untuk misi pengawasan, serangan presisi, dan pertahanan asimetris.

Meskipun risiko konflik langsung antara AS dan Kuba saat ini dianggap rendah, peningkatan aktivitas militer, pengumpulan intelijen, dan perang informasi antara kedua pihak menjadikan Karibia sebagai titik panas geopolitik yang penting dalam beberapa waktu terakhir.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!