Ini Alasan Pengguna Galaxy S25 Ultra untuk Upgrade ke S26 Ultra

Jum'at, 15 Mei 2026 - 20:53 WIB
Karena sekarang pengguna flagship bukan cuma memotret. Tapi juga membuat video vertikal untuk TikTok, Reels, dan YouTube Shorts. Dan di situlah Samsung membaca perubahan pasar.

AI juga menjadi pembeda terbesar. Tidak semua fitur Galaxy AI di S26 Ultra tersedia untuk S25 Ultra. Samsung membuat beberapa fitur tetap eksklusif.

Misalnya Now Nudge. Lalu Privacy Display. Ada juga Automated App Action, Semantic Search, Notification Highlight, dan Circle to Search 3.0.

Samsung tampaknya sadar: AI sekarang bukan lagi pelengkap. AI sudah menjadi alasan orang membeli flagship. Maka S26 Ultra dibuat lebih “proaktif”. Smartphone mulai bisa memahami kebiasaan pengguna. Bukan sekadar menunggu disentuh.

Charging juga meningkat. Super Fast Charging 3.0 di Galaxy S26 Ultra mampu mengisi daya hingga 75 persen dalam 30 menit.

AI juga ikut mengatur konsumsi daya agar performa tetap stabil sepanjang hari. Untuk pengguna mobile, ini penting. Karena orang sekarang makin sering bekerja dari mana saja.

Harga Galaxy S26 Ultra memang mahal. Varian 12GB/256GB dijual Rp24.499.000. Versi 12GB/512GB Rp27.499.000.

Lalu siapa yang paling layak upgrade?

Kalau Anda pengguna Galaxy S23 Ultra ke bawah: sangat layak. Lompatan kameranya terasa. AI-nya juga jauh berbeda. Kalau pengguna S24 Ultra: juga layak dipertimbangkan. Apalagi bila sering membuat video dan foto malam.

Bagaimana dengan pengguna S25 Ultra? Jika Anda ingin pengalaman berponsel berubah, sering memotret malam, dan tech savvy yang aktif memakai AI, maka jawabannya perlu.

Inti upgrade Galaxy S26 Ultra bukan sekadar spesifikasi. Tapi perubahan pengalaman. Samsung kini membuat flagship bukan hanya lebih cepat. Tapi lebih “mengerti” penggunanya. Dan itu yang mulai sulit ditiru merek lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!