Ternyata Ini yang Bikin China Bisa Tinggalkan Jauh Teknologi AS

Minggu, 03 Mei 2026 - 11:55 WIB
Setiap serial terdiri dari puluhan episode, hanya berdurasi beberapa menit, dan seringkali diakhiri dengan plot twist yang mengejutkan untuk menjaga agar penonton tetap tertarik.

Format ini berkembang pesat selama pandemi dan menarik 660 juta penonton domestik pada tahun 2024. Pasar film pendek dan animasi AI di Tiongkok diperkirakan akan mencapai 100 miliar RMB (USD14,6 miliar) pada tahun 2025, menurut Profesor Haiyang Li dari Universitas Rice.

Pada tahun 2030, industri ini diperkirakan akan mencapai16,2 miliar dolar ASdi Tiongkok dan9,5 miliar dolar ASdi pasar luar negeri.

"Konten yang diproduksi secara konsisten dan beranggaran rendah bisa lebih menguntungkan daripada satu film blockbuster," kata Yuki Bi, CEO perusahaan konsultan Helios Worldwide.

Raksasa teknologi Tiongkok mencurahkan sumber daya ke sektor ini. iQiyi meluncurkan Nadou Pro, yang menghubungkan perusahaan produksi dengan aktor yang bersedia melisensikan gambar mereka untuk konten AI.

Tencent meluncurkan kompetisi film pendek AI, sementara ByteDance secara drastis mengurangi biaya pembuatanvideoAI melalui alat Seedance 2.0-nya. Perusahaan-perusahaan ini juga membangun sistem yang mengintegrasikan seluruh proses mulai dari penulisan skrip hingga distribusi dan periklanan ke dalam satu platform.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!