Ternyata Ini yang Bikin China Bisa Tinggalkan Jauh Teknologi AS

Minggu, 03 Mei 2026 - 11:55 WIB
Selain itu, dukungan pemerintah menciptakan keunggulan kompetitif yang tidak adil bagi bisnis asing. Di Shanghai, perusahaan rintisan dapat menerima dukungan hingga 300.000 RMB (USD44.000). Banyak daerah lain juga menawarkan insentif pajak, subsidi, dan dukungan GPU.

"Ini adalah sektor bisnis baru yang diciptakan oleh China. Perusahaan domestik sekarang menjadi pemain terkuat. Sangat sulit untuk bersaing ketika mereka menerima dukungan dan perlindungan yang kuat di dalam negeri," kata Neil Choi, CEO perusahaan film Korea Selatan Vigloo.

Pertumbuhan pesat juga memunculkan kontroversi. Nadou Pro milik iQiyi menghadapi kecaman ketika banyak selebriti menyangkal telah menyetujui lisensi gambar mereka, meskipun nama mereka muncul dalam basis data.

iQiyi kemudian harus mengklarifikasi bahwa keberadaan mereka dalam daftar tersebut hanya mencerminkan niat untuk mencari potensi kolaborasi, bukan komitmen formal.

"Bagi industri yang bergantung pada produksi cepat, masalah kekayaan intelektual yang belum terselesaikan dapat menjadi hambatan serius," demikian peringatan Damien Yeo, seorang analis di Fitch Solutions.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!