China Berencana Bangun Kota di Luar Angkasa, Ini Persiapannya

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB
MenurutCryptopolitan, China bertujuan untuk melakukan sekitar 140 peluncuran ke orbit pada tahun 2026, peningkatan signifikan dari 92 pada tahun 2025 dan 68 pada tahun 2024.

Namun, AS masih memimpin dengan 193 peluncuran pada tahun 2025, dengan roket Falcon 9 milik SpaceX saja melakukan 165 misi.

Perlombaan ini bukan hanya tentang jumlah peluncuran, tetapi juga tentang menetapkan standar global di sektor antariksa. Salah satu tujuan strategisnya adalah wilayah Kutub Selatan Bulan, yang diyakini mengandung es air, sumber daya penting untuk misi jangka panjang.

Sementara NASA baru saja menyelesaikan misi Artemis II mengorbit bulan dan menargetkan pendaratan pada tahun 2028, China telah mengumumkan niatnya untuk mengirim manusia ke Bulan pada tahun 2030.

Menurut Dean Cheng, seorang ahli keamanan dan program luar angkasa Tiongkok, negara mana pun yang pertama kali membangun kehadiran jangka panjang di Bulan akan memiliki keuntungan dalam membentuk standar masa depan, mulai dari teknologi dan data hingga aturan operasional.

Dalam konteks ini, pembangunan "kota satelit" mencerminkan strategi jangka panjang Tiongkok untuk merestrukturisasi seluruh infrastruktur industrinya guna mempersiapkan diri menghadapi era ekonomi ruang angkasa yang sedang berkembang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!