Geger Layanan Berbayar WhatsApp Plus: Rp13 Ribu untuk Stiker dan Fitur Receh

Rabu, 22 April 2026 - 07:24 WIB
Di sisi lain, platform profesional LinkedIn juga meluncurkan layanan eksklusif. Namanya Crosscheck. Fitur ini diuji coba gratis tanpa batas token bagi pelanggan LinkedIn Premium di Amerika Serikat.

Ini seperti tes buta kecerdasan buatan (AI). Pengguna memasukkan perintah teks, lalu mendapat dua jawaban dari model AI yang berbeda.

Pilihannya berasal dari raksasa seperti Anthropic, Google, OpenAI, Mistral, Amazon, hingga MoonshotAI.

Setelah pengguna memilih jawaban terbaik, barulah nama model AI-nya dimunculkan. "Data anonim dibagikan kepada pembuat model untuk membantu mereka memahami kinerja AI di berbagai profesi," ujar Chief Product Officer LinkedIn, Hari Srinivasan. Tanpa membagikan data identitas pribadi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!