Ilmuwan Temukan Sperma Berukuran Raksasa Berusia 100 Juta Tahun

Sabtu, 19 September 2020 - 04:45 WIB
Sperma itu ditemukan di dalam cakram kuning seukuran prangko di sebuah tambang di Myanmar utara. Dalam gumpalan kecil resin pohon ini terdapat 39 ostracoda, 31 di antaranya milik spesies yang belum pernah terlihat sebelumnya -sekarang disebut Myanmarcypris hui. Panjangnya hanya tumbuh 0,02 inci (0,59 milimeter).

Namun yang paling menarik adalah apa yang ditemukan para peneliti di dalam Myanmarcypris hui betina dewasa. Jaringan lunak betina terawetkan, termasuk empat telur kecil (masing-masing hanya berdiameter 50 mikrometer, kurang dari diameter rambut manusia) dan massa sesuatu yang tampak seperti spageti di dalam wadah mani betina.

He Wang, seorang paleontolog dan peneliti postdoctoral di Chinese Academy of Science, menggunakan computed tomography untuk merekonstruksi gambar tiga dimensi dari massa ini dan mengirimkannya ke Renate Matzke-Karasz, seorang ahli ostracod dan paleontolog di Ludwig Maximilian University of Munich.

"Saya segera memberi selamat kepadanya karena telah merekonstruksi sperma hewan tertua," kata Matzke-Karasz kepada Live Science.

Wang, Matzke-Karasz dan rekannya memperkirakan bahwa setiap sperma memiliki panjang 200 mikrometer. Mereka mempublikasikan temuan mereka pada 16 September lalu di jurnal Proceedings of the Royal Academy B.

Evolusi Sperma Raksasa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!