Israel Gunakan Senjata Laser saat Membunuh Prajurit TNI di Lebanon

Kamis, 09 April 2026 - 08:39 WIB
Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jakarta mengatakan pada hari Sabtu bahwa para korban luka adalah warga negara Indonesia.

Indonesia mengutuk insiden tersebut sebagai "tidak dapat diterima," dan menambahkan bahwa "peristiwa ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk memperkuat perlindungan pasukan penjaga perdamaian PBB dalam konteks konflik yang semakin berbahaya."

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, 97 anggota pasukan ini telah tewas dalam kekerasan sejak pembentukannya pada tahun 1978 untuk mengawasi penarikan Israel setelah invasi mereka ke Lebanon.

UNIFIL mengadakan upacara pemakaman untuk para prajurit yang tewas akibat serangan Israel.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!