Gara-gara Senjata Murahan Iran, Negara Teluk Siap Borong Drone Paket Hemat

Kamis, 09 April 2026 - 08:13 WIB
Berdasarkan perjanjian kerja sama, Terra Drone akan bertanggung jawab memasarkan produk tersebut secara internasional, sekaligus menyediakan modal dan dukungan teknologi manufaktur. Namun, Terra A1 belum diuji dalam kondisi pertempuran dan diharapkan akan dikirimkan ke tentara Ukraina dalam beberapa bulan mendatang untuk evaluasi di dunia nyata.

Pada minggu pertama konflik, Iran meluncurkan lebih dari 1.000 drone dan diyakini mampu memproduksi hingga 10.000 per bulan, sehingga meningkatkan tekanan pada sistem pertahanan udara tradisional.

Terra Drone menyatakan telah membangun kehadiran di Arab Saudi melalui penyediaan drone sipil kepada perusahaan minyak milik negara, Saudi Aramco. Perusahaan tersebut sedang mempertimbangkan untuk memanfaatkan kehadiran tersebut guna membangun kemampuan manufaktur drone pencegat sendiri di Timur Tengah.

Menurut Tokushige, ini adalah area di mana kekuatan manufaktur Jepang dapat dimanfaatkan, mengingat meningkatnya permintaan akan solusi pertahanan berbiaya rendah
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!