Jenis Rudal yang Digunakan Iran untuk Menembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Selasa, 07 April 2026 - 18:35 WIB
Global Defense Corpmeyakini Iran kemungkinan menggunakan sistem perantara terdesentralisasi untuk menyembunyikan identitasnya saat membeli barang-barang militer.
Rezim ini membentuk entitas berumur pendek di negara-negara dengan transparansi terbatas, khususnya di Hong Kong, Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia), dan Asia Tengah, untuk membeli komponen-komponen Barat.
Celah hukum muncul ketika barang biasanya diangkut melalui beberapa negara dengan kebijakan pengendalian ekspor yang longgar, sehingga menciptakan rute pengiriman yang kompleks yang tidak layak secara komersial dan menyulitkan pelacakan.
Akibatnya, beberapa barang sering salah diberi label sebagai produk "konsumen" atau "medis". Misalnya, komponen drone dapat diimpor dengan label peralatan elektronik biasa atau mainan.
Alih-alih cakupan luas, sistem rudal AD-08 Majid dirancang berdasarkan prinsip perlindungan lokal dan terbatas pada jangkauan 700 km dan ketinggian 6 km.
Penggunaan teknologi panduan inframerah, alih-alih radar, membatasi jangkauan AD-08 Majid. Namun, hal ini juga memungkinkan Majid untuk beroperasi tanpa meninggalkan jejak radar, sehingga secara signifikan meningkatkan kemampuan bertahan hidupnya.
Selain itu, bahaya utama senjata ini terletak pada "keheningan" totalnya terhadap gelombang elektromagnetik. Dengan menggunakan sistem pengintaian elektro-optik dan inframerah pasif, AD-08 Majid dapat secara otomatis mencari, mendeteksi, dan mengunci sumber panas pada jarak hingga 15 km tanpa memancarkan sinyal elektromagnetik apa pun.
Rezim ini membentuk entitas berumur pendek di negara-negara dengan transparansi terbatas, khususnya di Hong Kong, Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia), dan Asia Tengah, untuk membeli komponen-komponen Barat.
Celah hukum muncul ketika barang biasanya diangkut melalui beberapa negara dengan kebijakan pengendalian ekspor yang longgar, sehingga menciptakan rute pengiriman yang kompleks yang tidak layak secara komersial dan menyulitkan pelacakan.
Akibatnya, beberapa barang sering salah diberi label sebagai produk "konsumen" atau "medis". Misalnya, komponen drone dapat diimpor dengan label peralatan elektronik biasa atau mainan.
Alih-alih cakupan luas, sistem rudal AD-08 Majid dirancang berdasarkan prinsip perlindungan lokal dan terbatas pada jangkauan 700 km dan ketinggian 6 km.
Penggunaan teknologi panduan inframerah, alih-alih radar, membatasi jangkauan AD-08 Majid. Namun, hal ini juga memungkinkan Majid untuk beroperasi tanpa meninggalkan jejak radar, sehingga secara signifikan meningkatkan kemampuan bertahan hidupnya.
Selain itu, bahaya utama senjata ini terletak pada "keheningan" totalnya terhadap gelombang elektromagnetik. Dengan menggunakan sistem pengintaian elektro-optik dan inframerah pasif, AD-08 Majid dapat secara otomatis mencari, mendeteksi, dan mengunci sumber panas pada jarak hingga 15 km tanpa memancarkan sinyal elektromagnetik apa pun.
Lihat Juga :