Hujan Hitam Mengguyur Iran, Ini Bahaya yang Bakal Terjadi
Kamis, 12 Maret 2026 - 11:29 WIB
Ekosistem tumbuhan di Teheran dan sekitarnya berisiko musnah akibat tumpahan minyak yang menghambat fotosintesis. Pemulihan lingkungan setelah bencana ini akan menelan biaya miliaran dolar dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk diselesaikan.
Agar hujan hitam terjadi, konsentrasi polutan harus "sangat tinggi," kata Charles Driscoll, seorang profesor teknik lingkungan di Universitas Syracuse, kepadaABC News.
Menurut Driscoll, Iran, khususnya Teheran, sudah kekurangan peraturan yang diperlukan untuk menjaga kualitas udara pada tingkat yang aman bagi kesehatan.
Hujan asam juga dapat menyebabkan korosi tergantung pada konsentrasinya. Fenomena ini akan mempercepat kerusakan bangunan di Teheran, yang sudah sering menghadapi korosi akibat kualitas udara yang buruk.
"Pembakaran bahan bangunan juga menghasilkan berbagai senyawa organik yang sangat beracun," kata Driscoll. Bahan-bahan buatan manusia ini dapat mengandung logam beracun dan mencemari tanah serta sistem air.
"Mengingat pentingnya sumber daya minyak di Timur Tengah, ini pasti merupakan salah satu skenario terburuk," tegas Driscoll.
Saat ini, dunia masih memperdebatkan apakah serangan terhadap infrastruktur energi harus diklasifikasikan sebagai kejahatan perang lingkungan.
Sementara pihak militer menawarkan pembenaran strategis, jutaan warga sipil di Teheran menanggung konsekuensi langsungnya. Hujan hitam tersebut berfungsi sebagai peringatan tentang dampak dahsyat peperangan modern terhadap lingkungan hidup manusia.
Agar hujan hitam terjadi, konsentrasi polutan harus "sangat tinggi," kata Charles Driscoll, seorang profesor teknik lingkungan di Universitas Syracuse, kepadaABC News.
Menurut Driscoll, Iran, khususnya Teheran, sudah kekurangan peraturan yang diperlukan untuk menjaga kualitas udara pada tingkat yang aman bagi kesehatan.
Hujan asam juga dapat menyebabkan korosi tergantung pada konsentrasinya. Fenomena ini akan mempercepat kerusakan bangunan di Teheran, yang sudah sering menghadapi korosi akibat kualitas udara yang buruk.
"Pembakaran bahan bangunan juga menghasilkan berbagai senyawa organik yang sangat beracun," kata Driscoll. Bahan-bahan buatan manusia ini dapat mengandung logam beracun dan mencemari tanah serta sistem air.
"Mengingat pentingnya sumber daya minyak di Timur Tengah, ini pasti merupakan salah satu skenario terburuk," tegas Driscoll.
Saat ini, dunia masih memperdebatkan apakah serangan terhadap infrastruktur energi harus diklasifikasikan sebagai kejahatan perang lingkungan.
Sementara pihak militer menawarkan pembenaran strategis, jutaan warga sipil di Teheran menanggung konsekuensi langsungnya. Hujan hitam tersebut berfungsi sebagai peringatan tentang dampak dahsyat peperangan modern terhadap lingkungan hidup manusia.
(wbs)
Lihat Juga :