Jam Antarplanet untuk Mengukur Waktu di Alam Semesta Diciptakan
Selasa, 10 Maret 2026 - 06:21 WIB
Sistem LED hemat energi untuk AI
Para ilmuwan di Universitas Teknologi Braunschweig (Jerman) telah mengembangkan sistem mikroLED galium nitrida (GaN) yang dikombinasikan dengan sirkuit silikon untuk menciptakan prosesor optik neuromorfik.
Teknologi ini memungkinkan pemrosesan informasi menggunakan cahaya, bukan listrik, dan menjanjikan pengurangan konsumsi energi yang signifikan untuk kecerdasan buatan.
GaN adalah material semikonduktor dengan stabilitas termal tinggi dan kemampuan memancarkan cahaya yang kuat, yang sebelumnya digunakan untuk menciptakan LED biru ultra-terang – sebuah pencapaian yang memenangkan Hadiah Nobel Fisika pada tahun 2014. Dengan proyek BRIGHT, mikroLED GaN ultra-kecil dapat mengirimkan sinyal cahaya ke jutaan sensor secara nirkabel, membuka kemungkinan konektivitas paralel yang sangat besar untuk sistem neuromorfik.
Prototipe saat ini hanya berisi sekitar 1.000 neuron optik, tetapi simulasi menunjukkan kinerjanya bisa hingga 100 kali lebih tinggi daripada chip AI saat ini. Jika berhasil, teknologi ini akan membantu pusat data mengurangi konsumsi daya dan memperkuat posisi Eropa di sektor semikonduktor generasi berikutnya.
Perangkat titik kuantum yang memancarkan pasangan foton ultra-murni.
Para ilmuwan di Tiongkok telah mengembangkan perangkat titik kuantum yang mampu memancarkan pasangan foton dengan kemurnian yang memecahkan rekor.
Para ilmuwan di Universitas Teknologi Braunschweig (Jerman) telah mengembangkan sistem mikroLED galium nitrida (GaN) yang dikombinasikan dengan sirkuit silikon untuk menciptakan prosesor optik neuromorfik.
Teknologi ini memungkinkan pemrosesan informasi menggunakan cahaya, bukan listrik, dan menjanjikan pengurangan konsumsi energi yang signifikan untuk kecerdasan buatan.
GaN adalah material semikonduktor dengan stabilitas termal tinggi dan kemampuan memancarkan cahaya yang kuat, yang sebelumnya digunakan untuk menciptakan LED biru ultra-terang – sebuah pencapaian yang memenangkan Hadiah Nobel Fisika pada tahun 2014. Dengan proyek BRIGHT, mikroLED GaN ultra-kecil dapat mengirimkan sinyal cahaya ke jutaan sensor secara nirkabel, membuka kemungkinan konektivitas paralel yang sangat besar untuk sistem neuromorfik.
Prototipe saat ini hanya berisi sekitar 1.000 neuron optik, tetapi simulasi menunjukkan kinerjanya bisa hingga 100 kali lebih tinggi daripada chip AI saat ini. Jika berhasil, teknologi ini akan membantu pusat data mengurangi konsumsi daya dan memperkuat posisi Eropa di sektor semikonduktor generasi berikutnya.
Perangkat titik kuantum yang memancarkan pasangan foton ultra-murni.
Para ilmuwan di Tiongkok telah mengembangkan perangkat titik kuantum yang mampu memancarkan pasangan foton dengan kemurnian yang memecahkan rekor.
Lihat Juga :