Ini Cara Telkom Group Kuasai Pasar Gim dan Musik di 2026

Kamis, 05 Maret 2026 - 11:07 WIB
Untuk menjangkau masyarakat pelosok yang belum tersentuh layanan bank (unbanked dan underbanked), Nuon menggunakan logika sederhana: potong pulsa. Melalui integrasi Direct Carrier Billing (DCB), siapa saja kini bisa membeli konten digital premium dengan mudah. Cara ini terbukti memperbesar pemasukan bagi para pembuat konten lokal.

Deretan amunisi Nuon sudah disiapkan tanpa terkecuali. Untuk para gamer, Nuon mengelola jalur distribusi dan top-up digital melalui UPOINT.ID, serta sedang menguji coba (playtest) layanan main gim tanpa unduh bernama HELD (Gaming-on-Demand).

Di sektor audio, mereka menghadirkan Langit Musik dan agregator Langitku, ditambah layanan musik latar PlayUp untuk membantu musisi lokal mendapat royalti.

Sementara untuk acara langsung, Nuon memiliki platform Tiketapasaja.com. Sepanjang 2026, mereka juga berfokus menciptakan Kekayaan Intelektual (IP) lokal.

"Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group. Model ini tidak hanya memperluas revenue stream non-konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik secara berkelanjutan," tutup Aris.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!