Mengenal Tawon Vespa Affinis, Predator Kecil yang Mampu Melumpuhkan Organ Manusia
Senin, 02 Maret 2026 - 11:01 WIB
Daftar Kelam Serangan Tawon Vespa
Tragedi yang menimpa Slamet di Cilacap bukanlah yang pertama. Berikut adalah catatan kasus fatalitas akibat Vespa affinis dalam beberapa tahun terakhir:Juli 2022 & September 2024 (Singapura): Seorang pesepeda berusia 60 tahun tewas tiga hari setelah diserang kawanan tawon di jalur taman dekat kuil Sembawang. Penyelidikan menyebutkan sarang di ketinggian 12 meter kemungkinan jatuh akibat predator lain, memicu serangan massal.
September 2022 (Sumatera Utara): Seorang bocah berusia 4 tahun meninggal dunia setelah sarang tawon di pohon jati depan rumahnya jatuh dan menyerang ia serta tiga saudara kandungnya.
November 2022 (Probolinggo): Seorang balita tewas tersengat setelah kakak-adiknya secara tidak sengaja mengusik sarang tawon di dekat rumah.
Juli 2025 (Subang): Seorang pria tewas saat mencoba mengevakuasi sarang dari atap rumahnya sendiri tanpa peralatan pelindung yang memadai.
Oktober/November 2025 (Laos): Seorang ayah berkebangsaan Amerika dan putra remajanya tewas dalam tur zip-lining setelah tak sengaja melintasi area koloni tawon Vespa yang agresif.
Kematian Slamet Arifianto di Cilacap pada Februari 2026 ini menjadi pengingat keras bahwa kewaspadaan tidak boleh kendur. Jika menemukan sarang yang sudah mencapai ukuran sebesar kepalan tangan, sangat disarankan untuk tidak menanganinya sendiri.
Menghubungi petugas pemadam kebakaran atau jasa pengendali hama profesional adalah pilihan paling logis.
(dan)
Lihat Juga :