AS dan israel Gunakan Senjata Canggih Ini saat Membunuh Ayatollah Ali Kharmeni

Minggu, 01 Maret 2026 - 12:59 WIB
Rudal Tomahawk pertama kali ditembakkan dalam konflik selama Operasi Badai Gurun yang dipimpin AS melawan Irak di bawah pemerintahan Saddam Hussein pada tahun 1991 dan berulang kali dalam intervensi militer AS sejak saat itu.

Baru-baru ini, sekitar 80 rudal masih ditembakkan pada Januari 2024 terhadap kelompok Houthi yang didukung Teheran di Yaman, dan 30 rudal lainnya terhadap situs nuklir Isfahan di Iran pada bulan Juni ketika AS bergabung dengan perang Israel melawan Iran.

Tomahawk juga digunakan oleh Angkatan Laut Inggris. Jepang memutuskan tahun lalu untuk mengakuisisi 400 unit, dan Australia serta Belanda juga mempertimbangkan untuk mengakuisisinya.

Dengan muatan bahan peledak seberat 450 kilogram, Tomahawk dapat digunakan untuk melawan situs pertahanan udara, pusat komando, lapangan terbang, atau target apa pun yang dijaga ketat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!