Dari Google hingga LinkedIn, Tren Vibe-Coding: Jabatan Product Manager Kini Jadi AI Builder
Senin, 23 Februari 2026 - 10:12 WIB
Alat pengkodean AI telah memungkinkan lebih banyak orang dengan keterampilan teknis yang lebih minim untuk membangun aplikasi dari nol.
“Kami berinvestasi pada perkakas bawaan AI, sehingga individu di Meta dapat menyelesaikan lebih banyak hal," papar Zuckerberg. "Kami mengangkat kontributor individu dan meratakan tim (flattening teams). Kami mulai melihat proyek yang tadinya membutuhkan tim besar kini dapat diselesaikan oleh satu orang yang sangat berbakat.".
Peran Guedj seolah menjadi perwujudan praktis dari visi tersebut. Dalam unggahannya, ia mendeskripsikan timnya sebagai tempat "di mana data dan pengetahuan bersifat ramah AI pada intinya, dan di mana manusia serta agen AI bekerja sama, secara sinkron dan asinkron.".
“Kami berinvestasi pada perkakas bawaan AI, sehingga individu di Meta dapat menyelesaikan lebih banyak hal," papar Zuckerberg. "Kami mengangkat kontributor individu dan meratakan tim (flattening teams). Kami mulai melihat proyek yang tadinya membutuhkan tim besar kini dapat diselesaikan oleh satu orang yang sangat berbakat.".
Peran Guedj seolah menjadi perwujudan praktis dari visi tersebut. Dalam unggahannya, ia mendeskripsikan timnya sebagai tempat "di mana data dan pengetahuan bersifat ramah AI pada intinya, dan di mana manusia serta agen AI bekerja sama, secara sinkron dan asinkron.".
(dan)
Lihat Juga :