Dari Google hingga LinkedIn, Tren Vibe-Coding: Jabatan Product Manager Kini Jadi AI Builder
Senin, 23 Februari 2026 - 10:12 WIB
Mark Zuckerberg, CEO Meta, mengisyaratkan bahwa 2026 adalah titik balik di mana kecerdasan buatan akan merombak fundamental cara kerja. Foto: ist
SAN FRANSISCO - Tahun 2026 resmi menjadi palagan pembuktian di mana Kecerdasan Buatan (AI) tak sekadar menjadi wacana efisiensi.
Tapi, secara harfiah merombak struktur profesi di raksasa teknologi global, mengubah peran seorang manajer produk (product manager) konvensional di Meta menjadi sosok hibrida yang kini menjuluki diri mereka sebagai "AI Builder".
Alat pengkodean AI tengah mengguncang industri teknologi, termasuk di perusahaan-perusahaan seperti Google dan LinkedIn.
Jabatan Product Manager di Meta, misalnya, dilakukan penjenamaan ulang (rebranding). Artinya, alat pengkodean AI mengubah siapa yang berhak membangun perangkat lunak di dalam perusahaan.
Tapi, secara harfiah merombak struktur profesi di raksasa teknologi global, mengubah peran seorang manajer produk (product manager) konvensional di Meta menjadi sosok hibrida yang kini menjuluki diri mereka sebagai "AI Builder".
Alat pengkodean AI tengah mengguncang industri teknologi, termasuk di perusahaan-perusahaan seperti Google dan LinkedIn.
Jabatan Product Manager di Meta, misalnya, dilakukan penjenamaan ulang (rebranding). Artinya, alat pengkodean AI mengubah siapa yang berhak membangun perangkat lunak di dalam perusahaan.
Lihat Juga :