Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:26 WIB
Sejak tahun 2015, proses moderasi telah mencakup keluhan pengguna dan pemantauan proaktif berdasarkan pembelajaran mesin, yang ditingkatkan pada awal tahun 2024 dengan alat moderasi yang didukung AI, menurut Telegram.

Aplikasi perpesanan Telegram dibuat pada tahun 2013 oleh Pavel Durov, pendiri platform media sosial Rusia, VKontakte.

Jumlah pengguna aktif bulanan Telegram melebihi satu miliar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!