Cegah Rp8 Triliun Melayang: Kecanggihan Fitur Anti-Spam vs Lengahnya Literasi Warga

Sabtu, 07 Februari 2026 - 07:59 WIB
“Ruang digital yang terhubung dan terus tumbuh ini haruslah aman. Kita tidak bisa membiarkan masyarakat hidup dalam kecemasan saat beraktivitas di dunia digital,” tegasnya.

Sistem perlindungan ini bekerja layaknya penyaring raksasa yang melindungi rata-rata lebih dari 33.000.000 (33 juta) pelanggan setiap hari.

Meski ancaman begitu masif, baru sekitar 2.500.000 (2,5 juta) pelanggan yang secara aktif mengaktifkan fitur perlindungan mandiri dan melaporkan konten mencurigakan.

Kesenjangan ini menunjukkan bahwa meski teknologi sudah siap, tantangan besar masih ada pada sisi literasi dan kesadaran pengguna.

Efektivitas sistem ini secara finansial setara dengan penyelamatan dana sebesar USD500.000.000 (Rp8,35 triliun).

Angka ini membuktikan bahwa penipuan digital bukan lagi sekadar gangguan kecil (nuisance), melainkan ancaman sistemik bagi stabilitas ekonomi masyarakat bawah hingga menengah.

Meski pencapaian ini tergolong besar, sistem perlindungan ini belum menjadi standar universal di seluruh penyedia layanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!