Mengenal Teknologi Auto-Switch Mata Uang di Kartu Debit blu

Jum'at, 30 Januari 2026 - 11:15 WIB
Head of Card & Personal Loan Business BCA Digital, Rainer Sutedja, menegaskan bahwa teknologi ini dihadirkan untuk menciptakan ekosistem transaksi yang transparan.

“Seiring meningkatnya mobilitas global masyarakat, kebutuhan akan solusi transaksi lintas negara yang praktis, transparan, dan tetap terkendali juga semakin relevan. Kami ingin memastikan pengguna dapat bertransaksi di luar negeri dengan lebih tenang, seamless, dan hemat,” ujarnya.

Keunggulan Teknologi 8 Mata Uang

Secara teknis, fitur ini mendukung delapan mata uang asing utama yang paling sering digunakan oleh pelancong Indonesia, yakni Dollar Singapura (SGD), Yuan Tiongkok (CNH), Yen Jepang (JPY), Dollar Hong Kong (HKD), Dollar Amerika Serikat (USD), Euro (EUR), Dollar Australia (AUD), dan Poundsterling Inggris (GBP).

Cakupan mata uang ini merefleksikan destinasi favorit wisatawan domestik mulai dari Asia hingga Eropa.

Fleksibilitas teknologi bluValas tidak hanya terbatas pada transaksi fisik (offline) di merchant luar negeri, tetapi juga merambah ke transaksi digital.

Nasabah dapat menggunakan kartu debit blu untuk belanja online di e-commerce internasional yang menggunakan mata uang asing tersebut.

Selain itu, kartu yang terhubung dengan bluValas ini juga memungkinkan penarikan tunai di ATM luar negeri dengan biaya yang diklaim lebih bersahabat dan kompetitif dibanding kartu debit reguler.

Strategi Perencanaan Keuangan Digital

Dari sisi perilaku konsumen, fitur ini mendorong pola perencanaan keuangan yang lebih matang melalui strategi "beli sekarang, pakai nanti". Nasabah dapat memantau pergerakan kurs melalui aplikasi dan membeli mata uang asing saat nilainya sedang turun atau menguntungkan.

Dana tersebut kemudian tersimpan aman di rekening bluValas dan siap digunakan kapan saja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!