Orang Indonesia Suka Gratisan tapi Buta Keamanan, Pakar Desak Anti-Virus Wajib Bawaan Pabrik

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:06 WIB
Langkah Infinix ini diharapkan menjadi benchmark atau tolok ukur baru bagi industri seluler nasional agar para pemain lain lebih sadar (aware) terhadap urgensi keamanan siber pada perangkat entry hingga mid-range.

Secara logika pasar, kendala utama adopsi keamanan siber di tingkat konsumen adalah kerumitan instalasi dan biaya berlangganan. Patrick Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia, membedah masalah ini dengan solusi IntelliBroń Aman yang telah dikembangkan selama dua tahun khusus untuk smartphone.

"Masyarakat Indonesia secara umum belum terproteksi," ungkap Patrick. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan melalui kolaborasi ini adalah kemudahan total. Konsumen tidak perlu lagi mengunduh atau menginstal aplikasi pihak ketiga yang membingungkan. Sistem keamanan IntelliBroń Aman sudah preload (terpasang sejak awal) di dalam perangkat, bekerja senyap di latar belakang untuk memblokir ancaman.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!