Logam Aneh dari Luar Angkasa Ditemukan di Tumpukan Harta Karun Kuno

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:39 WIB
Oleh karena itu, para peneliti memperoleh izin dari Museum Arkeologi Kota Villena, yang menyimpan koleksi tersebut, untuk menguji kedua artefak tersebut secara cermat, dan menentukan berapa banyak nikel yang terkandung di dalamnya.

Mereka dengan hati-hati mengambil sampel dari kedua artefak tersebut dan menganalisis material tersebut menggunakan spektrometri massa untuk menentukan komposisinya.

Terlepas dari tingkat korosi yang tinggi, yang mengubah susunan unsur artefak, hasil penelitian sangat menunjukkan bahwa baik belahan bola maupun gelang tersebut terbuat dari besi meteorit.

Hal ini dengan mudah memecahkan dilema tentang bagaimana kedua artefak tersebut selaras dengan bagian koleksi lainnya: Keduanya dibuat sekitar periode yang sama, yaitu sekitar tahun 1400 hingga 1200 SM.

"Data yang tersedia menunjukkan bahwa topi dan gelang dari Harta Karun Villena saat ini merupakan dua benda pertama yang dapat dikaitkan dengan besi meteorit di Semenanjung Iberia,"jelas para peneliti dalam makalah mereka, "yang sesuai dengan kronologi Zaman Perunggu Akhir, sebelum dimulainya produksi besi terestrial secara luas."

Karena objek-objek tersebut sudah sangat berkarat, hasilnya belum meyakinkan. Namun, tim tersebut menyarankan bahwa ada teknik yang lebih baru dan non-invasif yang dapat diterapkan pada objek-objek tersebut untuk mendapatkan kumpulan data yang lebih rinci yang akan membantu memperkuat temuan tersebut
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!