Meta Bantah Soal Kebocoran Data 17,5 Juta Akun Instagram

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:39 WIB
Meta juga menekankan bahwa data yang diduga dijual di dark web adalah informasi lama dari tahun 2017 yang diperoleh dari berbagai sumber. Di antara informasi yang dijual termasuk nama akun, nama pengguna, nomor telepon, alamat, dan email.

Dugaan kebocoran data melalui API pada tahun 2022 dan 2024 juga telah dibantah.

Pengguna disarankan untuk mengabaikan email pengaturan ulang kata sandi yang tidak diminta dan menghapusnya.

Meta mengingatkan bahwa fitur keamanan terbaik adalah penggunaan kata sandi yang kuat dan pengaktifan sistem otentikasi dua faktor (2FA) seperti Passkey.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!