TikTok Jatuh ke Pelukan Sahabat Benjamin Netanyahu: Waspada Israelisasi Algoritma dan Pembungkaman Suara Palestina

Jum'at, 19 Desember 2025 - 20:46 WIB
Kini, filosofi pengawasan totaliter tersebut bertemu dengan platform yang digandrungi 170 juta warga Amerika.

Namun, yang lebih meresahkan bukanlah ambisi teknologinya, melainkan afiliasi politiknya. Ellison adalah donatur besar bagi Friends of the Israel Defense Forces (FIDF), organisasi yang menyokong militer Israel.

Ia juga merupakan saksi kunci dalam sidang korupsi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, fakta yang menegaskan kedekatan personal di antara keduanya.

Koneksi Ellison dan Netanyahu

Hubungan antara Ellison dan Netanyahu melampaui sekadar kenalan bisnis; mereka adalah sekutu strategis.

Kedekatan ini terekam jelas ketika Netanyahu dan keluarganya berlibur di Lanai, pulau di Hawaii yang 98 persen wilayahnya dimiliki oleh Ellison.

Meski Netanyahu bersikeras ia membayar liburan tersebut, fakta bahwa seorang kepala negara menginap di properti pribadi miliarder yang juga menjadi saksi kasus hukumnya, menimbulkan tanda tanya besar etika politik.

Kini, sekutu dekat Netanyahu itu memegang kunci algoritma TikTok. Oracle, perusahaan yang didirikan Ellison, tidak hanya menjadi investor, tetapi juga pengendali infrastruktur data dan keamanan TikTok AS.

Kekhawatiran akan bias politik semakin menebal mengingat pernyataan kontroversial dari Wakil CEO Oracle Israel yang pernah menegaskan posisi ideologis perusahaan: "Amerika Serikat yang pertama, negara kedua adalah Israel, dan setelah itu seluruh dunia."

TikTok sebagai "Senjata" Perang Narasi

Kekhawatiran publik akan "Israelisasi" TikTok bukan tanpa dasar. Benjamin Netanyahu sendiri secara eksplisit mengakui bahwa media sosial adalah medan tempur yang harus dikuasai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!