Fosil 4,4 Juta Tahun Mengguncang Teori Evolusi, Nenek Moyang Manusia 100% Kera Afrika?

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:15 WIB
Temuan ini juga menantang pandangan lama bahwa nenek moyang bersama kita dengan simpanse memiliki bentuk tubuh penghuni pohon yang lebih umum. Sebaliknya, data Ardi menunjukkan nenek moyang kita sudah mahir dalam memanjat dan berjalan di darat.

Kritik Terhadap Interpretasi Awal (Data Lama vs Data Baru)

Studi ini secara kritis mengevaluasi kembali interpretasi awal penemuan Ardi, yang kini dianggap "cacat" (flawed) oleh banyak ahli di lapangan.

"Tidak ada yang membantah pentingnya penemuan (Ardi), tentu saja, tetapi banyak orang di lapangan akan mengatakan interpretasi awal mungkin cacat. Jadi, makalah ini adalah koreksi atas gagasan awal yang menjauhkan Ardi dari simpanse dan gorila," tegas Prang.

Interpretasi awal, menurut Prang, keliru menyimpulkan bahwa "kera Afrika yang hidup—seperti simpanse dan gorila—adalah seperti jalan buntu... evolusi, bukannya tahapan kemunculan manusia." Studi baru ini menolak kesimpulan tersebut.

Meskipun tim peneliti mengakui adanya "tumpang tindih" (overlap) dalam bentuk pergelangan kaki antar spesies—sehingga "tidak ada satu pengukuran pun yang 'membuktikan' satu perilaku"—pola keseluruhan dari data yang ada sangat kuat mendukung model nenek moyang miripkeraAfrika.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!