DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:50 WIB
"Banyak warga Amerika tidak menyadari bahwa penipuan yang mereka terima mungkin berasal dari pusat penipuan yang menggunakan Starlink di Asia Tenggara," ujarnya dalam pernyataan resmi.

Starlink, yang dirancang untuk menyediakan internet di daerah terpencil dan telah digunakan dalam situasi darurat seperti perang dan bencana alam, kini menjadi perhatian pihak berwenang karena potensi penyalahgunaan oleh sindikat kriminal.

Para pengacara dan aktivis anti-penipuan juga mendesak SpaceX untuk segera mengambil tindakan untuk memblokir akses tidak sah dan menerapkan sistem pelacakan lokasi dan verifikasi pengguna yang lebih ketat.

Sejauh ini, SpaceX belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyelidikan tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!