Mesin Uang Rp8.000 Triliun: ChatGPT Raih 800 Juta Pengguna, Sisi Gelap AI Mulai Terungkap

Rabu, 08 Oktober 2025 - 09:02 WIB
Di balik perayaan ini, mesin uang raksasa sedang berputar. Pekan lalu, melalui penjualan saham swasta senilai USD6,6 miliar (sekitar Rp 105,6 triliun), valuasi OpenAI meroket menjadi USD500 miliar (setara Rp 8.000 triliun).

Angka fantastis ini menobatkannya sebagai perusahaan swasta paling berharga di dunia. Sebuah ironi besar, mengingat secara hukum OpenAI masih berstatus sebagai organisasi nirlaba (nonprofit).

Namun, di tengah gelimang uang dan kuasa, sisi gelap dari kecerdasan buatan ini mulai menampakkan wujudnya.

ChatGPT terus dibayangi oleh kekhawatiran serius mengenai "sycophancy" (sikap 'menjilat' atau terlalu penurut) dan kemampuannya menciptakan delusi yang diinduksi oleh AI.

Kasus yang paling mencolok baru-baru ini menimpa Allan Brooks. Dengan bantuan ChatGPT, ia dibuat percaya bahwa dirinya telah berhasil membuat penemuan matematika baru yang revolusioner. Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa di balik kemampuannya yang luar biasa, AI ini juga bisa menjadi sumber misinformasi yang berbahaya dan menyesatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!