Daniel Ek Turun Tahta dari Kursi CEO, Saham Spotify Turun 5%
Rabu, 01 Oktober 2025 - 21:41 WIB
CEO Daniel Ek menjadi ikon Spotify selama bertahun-tahun. Foto: Reuters
STOCKHOLM - Daniel Ek, pendiri visioner yang mengubah cara dunia mendengarkan musik, secara mengejutkan mengumumkan akan 'turun tahta' dari posisi Chief Executive Officer (CEO) Spotify pada Januari 2026 mendatang.
Ini bukan akhir perjalanannya, melainkan pertaruhan strategis yang mengguncang pasar.
Setelah hampir dua dekade memimpin perusahaannya dari startup Swedia menjadi raksasa global, Ek akan beralih peran menjadi Executive Chairman.
Namun, yang lebih mengejutkan adalah struktur baru yang ia tinggalkan: Spotify akan dipimpin oleh dua orang CEO sekaligus.
Sontak, pasar merespons dengan keraguan. Saham Spotify turun sekitar 5% setelah pengumuman, sinyal bahwa Wall Street tidak sepenuhnya yakin dengan manuver radikal ini.
Pertanyaan besarnya: apakah ini langkah jenius untuk menghadapi masa depan, atau awal kekacauan di puncak pimpinan?
Ini bukan akhir perjalanannya, melainkan pertaruhan strategis yang mengguncang pasar.
Setelah hampir dua dekade memimpin perusahaannya dari startup Swedia menjadi raksasa global, Ek akan beralih peran menjadi Executive Chairman.
Namun, yang lebih mengejutkan adalah struktur baru yang ia tinggalkan: Spotify akan dipimpin oleh dua orang CEO sekaligus.
Sontak, pasar merespons dengan keraguan. Saham Spotify turun sekitar 5% setelah pengumuman, sinyal bahwa Wall Street tidak sepenuhnya yakin dengan manuver radikal ini.
Pertanyaan besarnya: apakah ini langkah jenius untuk menghadapi masa depan, atau awal kekacauan di puncak pimpinan?
Dari Pemain Menjadi Pelatih
Dalam pernyataannya, Daniel Ek berusaha menenangkan gejolak. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan “pensiun ke pantai”, melainkan hanya berganti peran di lapangan.Lihat Juga :