Cara Menghindari Kejahatan Penipuan Deepfake dan Voice Clone
Minggu, 28 September 2025 - 14:56 WIB
VIDA PhoneToken adalah teknologi otentikasi yang mengikat akun online-mu (misalnya, akun perbankan, e-wallet, dan e-commerce) dengan perangkat yang kamu gunakan saat mendaftar.
Ini penting karena sekalipun ada pihak jahat yang berhasil mendapatkan OTP, password, atau PIN kamu lewat phishing, mereka tetap tidak akan bisa login kalau mereka tidak menggunakan perangkat yang benar.
Contohnya begini: Kamu hendak login ke aplikasi mobile banking. Begitu kamu masukkan data, sistem akan langsung mengecek apakah kamu memakai perangkat yang sama seperti saat kamu pertama kali mendaftar. Kalau ternyata kamu login dari HP lain, walaupun data yang kamu masukkan benar, sistem akan menolak akses tersebut.
2. VIDA FaceToken: Wajah Asli sebagai Kunci
Jika PhoneToken mengunci akses lewat perangkat, VIDA FaceToken mengunci akses lewat wajah asli pengguna. Ini adalah otentikasi biometrik yang menggunakan teknologi liveness detection untuk membedakan wajah manusia hidup dengan foto, video, bahkan deepfake sekalipun.
“Bukannya login pakai wajah itu biasa, kan?” Nah, walaupun login pakai wajah sudah banyak digunakan, tapi masih banyak sistem pengenalan wajah di luar sana masih bisa dikelabui dengan video atau gambar.
VIDA FaceToken bukan sekadar selfie, tapi mengamati apakah wajah yang terekam benar-benar hidup. Dengan begitu, hanya kamu, pengguna asli, yang bisa login ke akun. Bukan orang lain yang pakai videomu, bukan bot, dan bukan deepfake.
Dengan kombinasi VIDA PhoneToken dan FaceToken, kamu tidak perlu password, OTP, dan data pribadi lainnya yang memungkinkan pencurian akun.
Modus penipuan terbaru semakin sulit dikenali karena tampilannya yang menyerupai layanan resmi. Di sisi lain, teknologi keamanan juga semakin berkembang, salah satunya login tanpa password.
Tapi yang paling penting, jangan panik jika menerima pesan mencurigakan. Jangan langsung klik, unduh, atau transfer.
Ini penting karena sekalipun ada pihak jahat yang berhasil mendapatkan OTP, password, atau PIN kamu lewat phishing, mereka tetap tidak akan bisa login kalau mereka tidak menggunakan perangkat yang benar.
Contohnya begini: Kamu hendak login ke aplikasi mobile banking. Begitu kamu masukkan data, sistem akan langsung mengecek apakah kamu memakai perangkat yang sama seperti saat kamu pertama kali mendaftar. Kalau ternyata kamu login dari HP lain, walaupun data yang kamu masukkan benar, sistem akan menolak akses tersebut.
2. VIDA FaceToken: Wajah Asli sebagai Kunci
Jika PhoneToken mengunci akses lewat perangkat, VIDA FaceToken mengunci akses lewat wajah asli pengguna. Ini adalah otentikasi biometrik yang menggunakan teknologi liveness detection untuk membedakan wajah manusia hidup dengan foto, video, bahkan deepfake sekalipun.
“Bukannya login pakai wajah itu biasa, kan?” Nah, walaupun login pakai wajah sudah banyak digunakan, tapi masih banyak sistem pengenalan wajah di luar sana masih bisa dikelabui dengan video atau gambar.
VIDA FaceToken bukan sekadar selfie, tapi mengamati apakah wajah yang terekam benar-benar hidup. Dengan begitu, hanya kamu, pengguna asli, yang bisa login ke akun. Bukan orang lain yang pakai videomu, bukan bot, dan bukan deepfake.
Dengan kombinasi VIDA PhoneToken dan FaceToken, kamu tidak perlu password, OTP, dan data pribadi lainnya yang memungkinkan pencurian akun.
Modus penipuan terbaru semakin sulit dikenali karena tampilannya yang menyerupai layanan resmi. Di sisi lain, teknologi keamanan juga semakin berkembang, salah satunya login tanpa password.
Tapi yang paling penting, jangan panik jika menerima pesan mencurigakan. Jangan langsung klik, unduh, atau transfer.
(wbs)
Lihat Juga :