3 Konglomerat Amerika yang Ngiler Ingin Mencaplok Tiktok: Lachlan Murdoch, Michael Dell, dan Larry Ellison

Senin, 22 September 2025 - 09:13 WIB
Michael Dell, pendiri dan CEO raksasa komputer Dell Technologies, adalah nama besar lain yang disebut Trump. Keterlibatannya mungkin tidak sejelas Oracle atau Fox, namun memiliki logika strategis yang kuat.

Mengapa Tertarik?

Diversifikasi di Luar Hardware: Dell adalah raja di dunia perangkat keras (komputer dan server). Berinvestasi di platform konten dan perangkat lunak seperti TikTok adalah langkah diversifikasi yang cerdas. Ini memungkinkan Dell untuk ikut bermain di ekosistem digital yang nilainya terus meroket.

Akses ke Data dan Tren Konsumen: Memahami bagaimana ratusan juta orang berinteraksi dengan konten secara real-time adalah data yang sangat berharga. Wawasan ini dapat memengaruhi desain produk masa depan, dari laptop hingga layanan cloud yang ditawarkan oleh Dell Technologies.

Konteks Kesepakatan

Keterlibatan para investor Amerika ini adalah syarat mutlak dari undang-undang yang disahkan Kongres AS pada April 2024. Regulasi tersebut menuntut TikTok menjual sekitar 80% asetnya kepada investor Amerika untuk menghindari pemblokiran total di negara tersebut.

Menurut juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, dewan direksi TikTok versi baru nanti akan terdiri dari tujuh anggota, di mana enam di antaranya adalah orang Amerika, sebuah jaminan kontrol bagi AS.

Presiden Trump pun mengonfirmasi bahwa ia telah melakukan "panggilan yang sangat produktif" dengan Presiden China, Xi Jinping, menandakan kemajuan dalam finalisasi kesepakatan yangkompleksini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!