Mimpi Mobil Terbang Diguncang Realita: Xpeng X2 yang Pukau GIIAS 2025 Tabrakan di China

Sabtu, 20 September 2025 - 14:03 WIB
Akibat tabrakan tersebut, setidaknya satu penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Meskipun laporan awal menyebut kondisinya tidak mengancam jiwa, insiden ini tetap menjadi noda hitam bagi citra mobil terbang yang digadang-gadang sebagai solusi mobilitas masa depan.

Dari Panggung Pameran ke Lokasi Kecelakaan

Ironisnya, model Xpeng X2 yang terlibat kecelakaan adalah "primadona" yang sama yang berhasil menyedot perhatian ribuan pasang mata di GIIAS 2025. Di panggung pameran, ia adalah simbol kemajuan, sebuah jendela menuju masa depan di mana kemacetan darat bisa dihindari dengan melesat di angkasa. Kini, citra gemilang itu dihadapkan pada realita pahit kecelakaan.

Xpeng AeroHT, divisi mobil terbang dari Xpeng yang didirikan sekitar 2013, sejatinya bukanlah pemain baru. Namun, insiden ini membuktikan bahwa bahkan perusahaan dengan pengalaman lebih dari satu dekade pun masih berhadapan dengan risiko fatal.

Secara spesifikasi, Xpeng X2 menjanjikan teknologi yang canggih:

Ketinggian Terbang: Mampu beroperasi di ketinggian 300 hingga 500 meter.

Kokpit: Dilengkapi kokpit panorama dengan sudut pandang 270 derajat.

Kontrol: Dikendalikan hanya dengan satu tuas tunggal untuk kemudahan operasional.

Daya Tahan: Satu kali pengisian baterai penuh diklaim mampu untuk melakukan 5 hingga 6 penerbangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!