Pemerintah Puji TikTok Sukarela Matikan Fitur Live, Warganet: Nggak Percaya!

Senin, 01 September 2025 - 10:18 WIB
"Live TikTok itu kami pun melihat dari pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok, bahwa mereka melakukan secara sukarela untuk penutupan fitur live dan kami justru berharap bahwa ini berlangsung tidak lama," ujar Meutya seusai rapat kabinet di Istana Kepresidenan seperti dilansir Antara.

Pernyataan "kami justru berharap ini tidak berlangsung lama" seolah menjadi upaya untuk menenangkan para pelaku UMKM yang kini kehilangan salah satu kanal penjualan utama mereka.

Namun, pernyataan ini gagal menyentuh inti masalah yang sesungguhnya: hilangnya sebuah kanal informasi publik yang vital di tengah sebuah krisis sosial.

'Sukarela' yang Penuh Tanda Tanya

Di sinilah letak kritik utamanya. Klaim "sukarela" dari TikTok ini terasa janggal bagi banyak pihak, terutama karena terjadi hanya beberapa hari setelah aparat kepolisian secara terbuka menyuarakan "kegelisahan" mereka terhadap penggunaan fitur Live untuk meliput dan mengajak massa dalam aksi demonstrasi.

Apakah ini benar-benar sebuah inisiatif murni dari TikTok untuk menjaga platformnya tetap "aman dan beradab"? Atau ini adalah sebuah langkah preventif dari perusahaan teknologi untuk menghindari konfrontasi langsung dengan pemerintah—sebuah "kesukarelaan" yang lahir di bawah tekanan tak terlihat?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!