Di Balik Aroma Kopi SCBD: Saat Modena Menyewa Ruang Nongkrong Anak Muda Demi Menjual Mimpi Rumah Pintar

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:26 WIB
Semua ini adalah sebuah pameran fungsional. Pengunjung tidak sekadar melihat produk; mereka mengalaminya secara langsung dalam konteks yang sangat akrab.

Teddy Wijaya, Vice President of Marketing Modena, secara gamblang menjelaskan tujuan di baliknya.

“Casa Modena adalah cara kami menghadirkan filosofi Beyond the Kitchen ke dunia nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa rumah bisa dibuat lebih nyaman, hangat, dan menyenangkan dengan teknologi,” ujar Teddy.

Menjual Mimpi, Bukan Sekadar Produk

Inilah inti dari strategi ini. Modena tidak lagi hanya menjual kulkas atau pembersih udara. Melalui kolaborasi dengan tempat nongkrong yang trendy, mereka menjual sebuah aspirasi: mimpi tentang memiliki "rumah cerdas" (smart home) yang stylish, nyaman, dan efisien.

Targetnya jelas: generasi muda yang saat ini mungkin masih tinggal di kos atau apartemen kecil, namun sudah memiliki aspirasi untuk membangun rumah impian mereka di masa depan. Modena secara cerdas menanamkan benih merek mereka ke dalam alam bawah sadar target pasar ini.

Tessa Viennie, Head of Marcomm .Temu, melihat ini sebagai sebuah pengalaman multi-sensori.

“Bagi kami, Casa Modena lebih dari sekadar co-branding. Modena memberikan kenyamanan melalui inovasi teknologi, sementara kami membawa sentuhan kehangatan rumah ke ruang publik,” ujar Tessa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!