Babak Baru Pasar Kripto: Saat Ethereum Mulai Mengguncang Takhta Bitcoin

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:44 WIB
Fenomena ini menggarisbawahi satu hal: uang besar dari para institusi mulai melihat Ethereum sebagai aset yang lebih menarik. Kepercayaan ini tidak lahir dari ruang hampa, melainkan dari keunggulan fundamental Ethereum yang menawarkan imbal hasil melalui mekanisme staking dan adopsi yang terus meluas di kalangan korporasi.

Bitcoin di Persimpangan Jalan

Meskipun terjadi pergeseran, Bitcoin belum sepenuhnya kehilangan mahkotanya. Pagi ini, harganya masih gagah di level USD111.400 (sekitar Rp 1,81 miliar), dengan tingkat dominasi pasar (BTC.D) yang masih kuat di angka 58,23%. Namun, koreksi bulanan yang dialaminya menjadi pengingat bahwa tidak ada yang abadi di pasar finansial.

Di tengah dinamika ini, pasar juga dikejutkan oleh manuver dari dunia politik dan bisnis. Trump Media & Technology Group (DJT.O) mengumumkan kerja sama dengan Crypto.com, menunjukkan semakin dalamnya keterkaitan antara mantan Presiden AS, Donald Trump, dengan industri kripto. Langkah ini seolah meniru strategi MicroStrategy yang sukses besar dengan akumulasi Bitcoinnya.

Ke depan, pasar akan terus bergejolak. Bitcoin diprediksi akan bergerak di rentang USD110.000 - USD113.000, sementara Ethereum berpotensi diperdagangkan di antara USD4.300-USD4.700.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!