Benteng Kertas di Era Perang Siber? Komdigi Bentuk Tim Khusus Kawal Satu Data Indonesia

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 09:00 WIB
Strukturnya sarat dengan nomenklatur 'strategi', 'kebijakan', dan 'pengendalian'—istilah-istilah birokratis yang memicu pertanyaan: apakah ini tim yang berisi para ahli teknis keamanan siber terbaik, atau sekadar komite koordinasi antar-pejabat?

Janji Perlindungan di Atas Puing-Puing Kepercayaan

Menteri Meutya Hafid memberikan jaminan bahwa tim ini akan bekerja untuk memperkuat kinerja SDI.

"Kami telah menyiapkan tim dari Kemkomdigi untuk memperkuat kinerja Satu Data Indonesia. Data SDI harus terjamin kemudahan berbagi pakainya, serta harus menjunjung norma perlindungan data pribadi," kata Meutya dalam keterangan resminya.

Sebuah janji yang terdengar mulia, namun terasa hampa bagi jutaan warga yang NIK, nomor telepon, hingga alamat rumahnya sudah terlanjur tersebar luas. Menteri Meutya juga menyoroti masalah klasik dalam birokrasi Indonesia.

"Peran aktif setiap instansi pusat maupun daerah dalam memperbarui data menjadi sangat krusial," ujarnya.

Ini secara tidak langsung mengakui bahwa salah satu kelemahan terbesar program ini adalah ego sektoral dan keengganan antar-lembaga untuk berkoordinasi—sebuah masalah yang sulit diselesaikan hanya dengan membentuk satu tim baru di satu kementerian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!