Picu Kebakaran Hutan Besar-besaran, Gelombang Panas Ektrem Melanda Eropa

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 11:28 WIB
Di Kosovo, angkanya melonjak dari enam persen menjadi 43 persen, sementara di Bosnia-Herzegovina, luas wilayah peringatan meningkat dari satu persen menjadi 23 persen.

Kosovo mencatat suhu tertinggi dalam sejarah negara itu ketika kota Klina mencatat 42,4 derajat Celcius pada 25 Juli, memecahkan rekor 40,8 derajat Celcius yang ditetapkan pada tahun 1987.

Pihak berwenang menggambarkannya sebagai penyimpangan besar dari suhu rata-rata bulanan yang berkisar antara 30 hingga 35 derajat Celcius.

Panas ekstrem juga telah memicu serangkaian kebakaran hutan di wilayah Balkan, termasuk Albania, Montenegro, dan Kroasia.

Di Albania, hampir 34.000 hektar lahan telah hancur sejak Juli dan lebih dari 20 orang telah ditangkap atas dugaan pembakaran.

I

Di Italia, gelombang panas merenggut nyawa seorang anak laki-laki Rumania berusia empat tahun yang meninggal karena sengatan panas di Sardinia.

Negara ini telah mengeluarkan peringatan merah untuk lebih dari 10 kota besar termasuk Bologna dan Florence.

Kebakaran hutan di Gunung Vesuvius memaksa penutupan taman nasional untuk wisatawan, sementara di daerah lain petugas pemadam kebakaran dan tentara dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

Prancis juga mengalami suhu yang luar biasa tinggi, dengan kota Bordeaux mencapai 41,6 derajat Celcius, memecahkan rekor tahun 2019 sebesar 41,2 derajat Celcius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!