Arsitek Kecerdasan Nusantara: Bagaimana Lintasarta Membangun Masa Depan Indonesia lewat Baris Algoritma

Minggu, 10 Agustus 2025 - 14:30 WIB

1. Laskar AI

Membangun jalur pipa talenta AI nasional kelas dunia. Targetnya mahasiswa, lulusan baru, profesional, hingga dosen.

2. Semesta AI

Mengakselerasi perusahaan rintisan dan solusi AI dalam negeri. Menargetkan perusahaan rintisan berbasis AI, Independent Software Vendors (ISV).

3. AI Use Case Activation

Mendorong implementasi AI praktis di sektor-sektor prioritas. Targetnya klien korporat di bidang keuangan, kesehatan, logistik, dll.

Laskar AI dan Penanaman Satu Generasi

Pilar pertama dan paling mendasar dari gerakan AI Merdeka adalah Laskar AI. Program ini jauh melampaui definisi beasiswa atau pelatihan konvensional. Namun manuver strategis untuk membangun infrastruktur manusia bagi terwujudnya ekosistem AI berdaulat.

Skala dan ambisi program ini tercermin dari antusiasme publik yang luar biasa, dengan 13.588 pendaftar yang memperebutkan tempat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 657 peserta terpilih—terdiri dari 547 mahasiswa dan lulusan baru dari 197 kampus, serta 110 profesional dan dosen dari 70 institusi—.

Lintasarta menjalin kemitraan dengan Dicoding, memberi pelatihan di bidang Machine Learning dan Data Science, dengan target mencetak para pengembang yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga mampu bersaing di panggung global.

Laskar AI secara fundamental adalah strategi penciptaan pasar jangka panjang. Lintasarta memahami bahwa tantangan terbesar dalam adopsi teknologi canggih bukanlah ketiadaan infrastruktur, melainkan kelangkaan talenta yang mampu memanfaatkannya.

Analisis pasar menunjukkan bahwa banyak perusahaan di Indonesia masih ragu untuk mengadopsi teknologi mutakhir karena kesiapan pasar yang masih berkembang dan kurangnya kasus penggunaan yang jelas. Lintasarta tidak menunggu pasar menjadi matang; mereka secara proaktif membangunnya.

Program Laskar AI secara langsung menciptakan kumpulan besar pengguna canggih ini. Para lulusan Laskar AI akan menjadi karyawan, pendiri, dan Chief Technology Officer (CTO) di masa depan.

Pelatihan yang mereka terima akan menjadikan mereka duta adopsi AI di dalam organisasi mereka masing-masing.

Ketika mereka perlu membangun solusi AI, secara alami mereka akan beralih ke infrastruktur kelas dunia yang mereka kenal dan tersedia secara lokal: GPU Merdeka dari Lintasarta.

Ini adalah pendekatan terintegrasi vertikal untuk membangun ekosistem: bangun infrastrukturnya, kemudian bangun sumber daya manusia yang akan menggunakan infrastruktur tersebut, dan akhirnya, bangun perusahaan-perusahaan yang akan mengkomersialkan infrastruktur tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!