Senyum Merekah di Klungkung Bali: Ratusan Siswa SD Sambut Oase Membaca dari LG

Jum'at, 25 Juli 2025 - 13:12 WIB
"Perpustakaan ramah anak harus memenuhi kriteria utama: menciptakan lingkungan aman, nyaman, dan menyenangkan," jelas Ni Ketut Ayu Sugati, Direktur Eksekutif YLAI. "Perhatian mesti diberikan pada fasilitas fisik, koleksi buku, hingga interaksi dengan pustakawan. Inilah yang kami terapkan secara nyata pada kemitraan ini."

Hasilnya sungguh menakjubkan. Setiap perpustakaan diisi dengan lebih dari 350 judul buku baru yang beragam—mulai buku cerita penuh warna hingga buku berjenjang yang disesuaikan untuk siswa kelas 1 hingga 6.

Angka 350 ini pun simbolis, mewakili perjalanan LG yang akan merayakan hari jadinya yang ke-35 di Indonesia pada November mendatang.

Tak hanya itu, para guru juga dibekali pelatihan khusus tentang teknik "membacakan buku dengan nyaring" (reading aloud), sebuah metode yang terbukti efektif untuk membuat anak-anak jatuh cinta pada kegiatan membaca.

Belajar Membaca Sambil Merawat Bumi

Ada satu hal lagi yang membuat perpustakaan ini istimewa. LG menyisipkan pesan peduli lingkungan dengan cara yang cerdas dan menyentuh. Dinding perpustakaan dilapisi wall panel yang terbuat dari daur ulang lebih dari 2.000 kilogram pakaian bekas. Meja-meja belajarnya yang kokoh pun berasal dari bahan plastik daur ulang.

Setiap siswa juga mendapatkan 150 tempat pensil yang juga dibuat dari bahan serupa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!