Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global

Selasa, 22 Juli 2025 - 07:50 WIB
Massa udara hangat dari Afrika Utara tiba lebih awal dari biasanya dan membentuk "kubah panas" di atas Yunani dan Balkan, menyebabkan suhu naik hingga 10 derajat di atas rata-rata musiman, menurut Observatorium Nasional Yunani.

Suhu rata-rata diperkirakan mencapai 38 derajat Celcius minggu ini dan mencapai puncaknya di 44 derajat di beberapa wilayah.

Surat kabar harian nasional Yunani, The National Herald, menggambarkan kondisi tersebut sebagai "lebih panas dari neraka."

Kondisi yang sangat kering, diperparah oleh angin kencang, telah menyebabkan Yunani dilanda kebakaran hutan yang dahsyat.

Pada hari Kamis, petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api di Pulau Kreta yang telah menghancurkan hutan dan kebun zaitun, memaksa lebih dari 1.000 orang dievakuasi.

Sementara itu, Turki mencatat 761 kebakaran hutan dalam 10 hari sejak 26 Juni. Kebakaran di sekitar provinsi barat Izmir merenggut nyawa seorang pria lanjut usia dan seorang pekerja departemen kehutanan.

Di seluruh Eropa, setidaknya delapan kematian akibat panas telah dilaporkan di beberapa negara, termasuk Spanyol dan Italia, karena benua itu terus dilanda gelombang panas ekstrem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!