Obat Jadi Racun: Niat Perbaiki Eror, Update Windows 11 Justru Sebarkan Penyakit ke Semua Pengguna
Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:05 WIB
"Setelah menginstal update perbaikan, eror itu justru semakin sering muncul!" keluh seorang pengguna di sebuah forum diskusi. Alih-alih sembuh, "penyakit" ini malah menjangkiti semua orang yang meminum "obat" tersebut.
Microsoft mengklarifikasi bahwa tidak pernah ada masalah keamanan yang nyata. Fungsi firewall di komputer semua pengguna tetap berjalan normal dan aman. Eror yang muncul hanyalah sebuah kesalahan pemrograman yang tidak berbahaya, atau bisa dibilang "salah tulis" dalam kode pencatatan sistem yang hanya memengaruhi tampilan laporan, bukan fungsi keamanannya.
Dengan kata lain, alarm kebakaran berbunyi nyaring, padahal tidak ada api sama sekali. Dan celakanya, update yang seharusnya mematikan alarm itu justru membuatnya berbunyi di setiap rumah. Microsoft pun secara resmi meminta maaf atas kebingungan dan kepanikan yang telah mereka timbulkan.
Pengakuan Microsoft: 'Maaf, Ini Hanya Salah Tulis'
Setelah dihujani keluhan, Microsoft akhirnya terpaksa mengakui kesalahan mereka. Ternyata, kepanikan massal itu disebabkan oleh sebuah "alarm palsu".Microsoft mengklarifikasi bahwa tidak pernah ada masalah keamanan yang nyata. Fungsi firewall di komputer semua pengguna tetap berjalan normal dan aman. Eror yang muncul hanyalah sebuah kesalahan pemrograman yang tidak berbahaya, atau bisa dibilang "salah tulis" dalam kode pencatatan sistem yang hanya memengaruhi tampilan laporan, bukan fungsi keamanannya.
Dengan kata lain, alarm kebakaran berbunyi nyaring, padahal tidak ada api sama sekali. Dan celakanya, update yang seharusnya mematikan alarm itu justru membuatnya berbunyi di setiap rumah. Microsoft pun secara resmi meminta maaf atas kebingungan dan kepanikan yang telah mereka timbulkan.
Noda pada Reputasi Sang Raksasa
Meskipun bug ini tidak berbahaya secara teknis, insiden ini meninggalkan noda serius pada reputasi Microsoft.Lihat Juga :