Perkuat Kepercayaan Digital lewat Sistem Kepatuhan Online dan Perlindungan Data Pribadi
Senin, 30 Juni 2025 - 15:28 WIB
Foto: Doc. Istimewa
JAKARTA - Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan Hukumonline bersinergi untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan keuangan digital di tengah maraknya kasus kebocoran data pribadi. Kolaborasi ini diwujudkan melalui sosialisasi Regulatory Compliance System (RCS) dan pedoman Perlindungan Data Pribadi (PDP) pada Jumat, 26 Juni 2025, di Kantor Ginting & Reksodiputro, SCBD Jakarta.
Tingginya angka kebocoran data di Indonesia, dengan peningkatan kasus lebih dari tiga kali lipat dari 35 di tahun 2023 menjadi 111 di tahun 2024 (Kementerian Komunikasi dan Digital), menuntut langkah cepat dari industri dan regulator. "Kepercayaan adalah mata uang termahal, termasuk pada ekosistem ekonomi dan keuangan digital," ujar Harun Reksodiputro, Ketua Dewan Etik AFTECH.
RCS: Solusi Kepatuhan Terintegrasi
RCS adalah platform penilaian mandiri bagi anggota AFTECH untuk memastikan kepatuhan terhadap berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Kode Etik AFTECH. Layanan ini, hasil kolaborasi AFTECH dan Hukumonline, dilengkapi dashboard intuitif dan fitur kolaboratif untuk memantau kewajiban regulasi dan potensi sanksi.
"Kami berharap, melalui sosialisasi hari ini, pemahaman dan kesadaran anggota AFTECH akan pentingnya pelindungan data pribadi terbangun dengan lebih baik. Lewat optimalisasi penggunaan layanan RCS, juga diharapkan dapat memperkuat sistem kepatuhan internal anggota," tambah Harun.
Chief Operating Officer Hukumonline, Jan Ramos Pandia, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung ekosistem fintech yang sehat dan berintegritas melalui platform RCS.
Tingginya angka kebocoran data di Indonesia, dengan peningkatan kasus lebih dari tiga kali lipat dari 35 di tahun 2023 menjadi 111 di tahun 2024 (Kementerian Komunikasi dan Digital), menuntut langkah cepat dari industri dan regulator. "Kepercayaan adalah mata uang termahal, termasuk pada ekosistem ekonomi dan keuangan digital," ujar Harun Reksodiputro, Ketua Dewan Etik AFTECH.
RCS: Solusi Kepatuhan Terintegrasi
RCS adalah platform penilaian mandiri bagi anggota AFTECH untuk memastikan kepatuhan terhadap berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Kode Etik AFTECH. Layanan ini, hasil kolaborasi AFTECH dan Hukumonline, dilengkapi dashboard intuitif dan fitur kolaboratif untuk memantau kewajiban regulasi dan potensi sanksi.
"Kami berharap, melalui sosialisasi hari ini, pemahaman dan kesadaran anggota AFTECH akan pentingnya pelindungan data pribadi terbangun dengan lebih baik. Lewat optimalisasi penggunaan layanan RCS, juga diharapkan dapat memperkuat sistem kepatuhan internal anggota," tambah Harun.
Chief Operating Officer Hukumonline, Jan Ramos Pandia, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung ekosistem fintech yang sehat dan berintegritas melalui platform RCS.
Lihat Juga :