Bukan Rudal atau Jet Tempur: Senjata Baru Elon Musk di Konflik Iran-Israel Adalah Starlink
Senin, 16 Juni 2025 - 14:26 WIB
"Pembatasan sementara telah diberlakukan pada internet negara," bunyi pernyataan resmi dari kementerian komunikasi Iran, sebuah upaya jelas untuk mengendalikan arus informasi dan mencegah potensi gejolak di dalam negeri.
Menanggapi unggahan di platform X yang menyebut pemadaman internet ini bertujuan untuk menghentikan "pemberontakan di dalam negeri", Musk dengan singkat menjawab: "The beams are on" (Sinar telah menyala).
"Jika kami diserang dengan cara apa pun oleh Iran, kekuatan penuh Angkatan Bersenjata AS akan menimpa Anda pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya," tulis Trump di Truth Social. Sebuah pesan yang jelas bahwa AS tidak akan tinggal diam.
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memperingatkan bahwa serangan yang telah mereka lancarkan "tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan dilihat Iran di hari-hari mendatang."
Menanggapi unggahan di platform X yang menyebut pemadaman internet ini bertujuan untuk menghentikan "pemberontakan di dalam negeri", Musk dengan singkat menjawab: "The beams are on" (Sinar telah menyala).
Di Antara Gertakan Para Pemimpin Dunia
Intervensi Musk ini terjadi di tengah panggung yang sudah penuh sesak oleh gertakan para pemimpin dunia. Presiden AS, Donald Trump, ikut memanaskan situasi dengan ancaman kerasnya."Jika kami diserang dengan cara apa pun oleh Iran, kekuatan penuh Angkatan Bersenjata AS akan menimpa Anda pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya," tulis Trump di Truth Social. Sebuah pesan yang jelas bahwa AS tidak akan tinggal diam.
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memperingatkan bahwa serangan yang telah mereka lancarkan "tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan dilihat Iran di hari-hari mendatang."
Lihat Juga :