Usai Mobil Listrik, China Siap Bombardir Dunia dengan Robot
Kamis, 12 Juni 2025 - 07:52 WIB
Pada tahun 2015, pemerintah meluncurkan inisiatif ambisius yang dikenal sebagai Made in China 2025 — peta jalan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manufaktur negara di seluruh sektor utama seperti kendaraan listrik, pembuatan kapal, dan kereta api berkecepatan tinggi.
Tujuannya? Untuk meningkatkan standar kualitas dan kinerja pada pertengahan dekade ini.
Menurut media lokal China Daily , salah satu tujuannya adalah memproduksi 100.000 robot industri per tahun. Selain itu, China mengirimkan 267.000 pekerja robot antara tahun 2022 dan 2023, menurut laporan dari Federasi Robotika Internasional.
Yang juga membuat gambaran lebih rumit bagi AS adalah posisi dominan China dalam penyediaan logam tanah jarang berat — sekelompok mineral yang penting untuk membangun teknologi canggih, terutama dalam robotika.
Dengan produsen Amerika yang sangat bergantung pada bahan-bahan ini, China memiliki keunggulan yang halus namun signifikan, yang diam-diam memperkuat posisinya di tengah ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung.
Tujuannya? Untuk meningkatkan standar kualitas dan kinerja pada pertengahan dekade ini.
Menurut media lokal China Daily , salah satu tujuannya adalah memproduksi 100.000 robot industri per tahun. Selain itu, China mengirimkan 267.000 pekerja robot antara tahun 2022 dan 2023, menurut laporan dari Federasi Robotika Internasional.
Yang juga membuat gambaran lebih rumit bagi AS adalah posisi dominan China dalam penyediaan logam tanah jarang berat — sekelompok mineral yang penting untuk membangun teknologi canggih, terutama dalam robotika.
Dengan produsen Amerika yang sangat bergantung pada bahan-bahan ini, China memiliki keunggulan yang halus namun signifikan, yang diam-diam memperkuat posisinya di tengah ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung.
(wbs)
Lihat Juga :