Prancis Akan Melarang Anak-anak Mengakses Medsos Akibat Suka Membeli Sajam

Kamis, 12 Juni 2025 - 07:05 WIB
"Kita harus melarang akses media sosial bagi anak-anak di bawah 15 tahun. Saya telah memberi Eropa waktu beberapa bulan untuk bertindak. Jika tidak, kami akan mulai menerapkannya di Prancis. Kami tidak bisa menunggu," katanya kepada penyiar France 2.

Pada bulan April, mantan Perdana Menteri Prancis Gabriele Attal mengusulkan pelarangan akses media sosial bagi anak-anak di bawah 15 tahun dan pembatasan akses pada malam hari bagi remaja sebagai bagian dari langkah radikal untuk mengatasi kecanduan internet.

Macron juga berjanji untuk mengatur penjualan senjata tajam dengan lebih baik, termasuk secara daring.

Perdana Menteri Francois Bayrou mengatakan di media sosial bahwa ancaman dari senjata tajam sekarang berada pada tingkat kritis dan berjanji untuk "menyatakan epidemi yang berkembang sebagai musuh publik."

"Kami akan memperketat aturan. Ini berarti memberlakukan sanksi dan larangan keuangan yang luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!