Rubah Menjaga Kandang Ayam? Wakil Menteri Komdigi Jadi Petinggi Operator Seluler, Netralitas Regulator Dipertanyakan
Jum'at, 06 Juni 2025 - 21:28 WIB
Ketika dimintai tanggapan, pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) seolah melempar bola panas. Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Politik, Arnanto Nurprabowo, menyatakan bahwa penunjukan ini adalah wewenang penuh Kementerian BUMN.
"Saya rasa kalau itu (penunjukan Wamenkomdigi jadi Komut operator) kan wilayah dari Kementerian BUMN ya. Jadi kalau kita terima saja karena yang terbaik daripada Kementerian ini tentunya kita siap saja," kata Arnanto di Kantor Komdigi, Jakarta, Senin (2/6/2025).
Sebuah jawaban diplomatis yang gagal meredam kekhawatiran publik. Alih-alih menjawab substansi masalah tentang potensi konflik kepentingan, kementerian justru berlindung di balik kewenangan institusi lain.
Argumen bahwa rangkap jabatan ini adalah hal yang lumrah pun dilontarkan. "Saya rasa wakil menteri bukan hanya di Komdigi (yang menjabat ganda), di semua kementerian juga mendapatkan posisi yang sama, kalau bisa dicek," tutur Arnanto.
Baca Juga: Komdigi Blokir Jutaan Konten Judol dan Pornografi yang Tersebar di Sosmed
"Saya rasa kalau itu (penunjukan Wamenkomdigi jadi Komut operator) kan wilayah dari Kementerian BUMN ya. Jadi kalau kita terima saja karena yang terbaik daripada Kementerian ini tentunya kita siap saja," kata Arnanto di Kantor Komdigi, Jakarta, Senin (2/6/2025).
Sebuah jawaban diplomatis yang gagal meredam kekhawatiran publik. Alih-alih menjawab substansi masalah tentang potensi konflik kepentingan, kementerian justru berlindung di balik kewenangan institusi lain.
Argumen bahwa rangkap jabatan ini adalah hal yang lumrah pun dilontarkan. "Saya rasa wakil menteri bukan hanya di Komdigi (yang menjabat ganda), di semua kementerian juga mendapatkan posisi yang sama, kalau bisa dicek," tutur Arnanto.
Baca Juga: Komdigi Blokir Jutaan Konten Judol dan Pornografi yang Tersebar di Sosmed
Lihat Juga :