Satelit Antariksa Menangkap Lumpur Aneh Mengambang di Laut Baltik

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:20 WIB
Zat aneh di permukaan laut diamati dari luar angkasa ESA/Copernicus

Para ilmuwan merujuk pada citra satelit dari tahun 2000 hingga 2021 sebagai bagian dari studi mereka, dengan 14 tahun menunjukkan “jumlah besar serbuk sari”.

Mereka juga mengatakan bahwa karena butiran-butiran tersebut memiliki “jumlah karbon yang signifikan” dan “sifat optik yang khas dari partikel lainnya”, temuan mereka memiliki “implikasi yang signifikan” bagi penyerapan karbon (penghapusan dan penyimpanan permanen karbon dioksida dari atmosfer), ekosistem laut, dan banyak lagi.

Chaunmin Hu, penulis utama studi tersebut, juga mengatakan kepada NASA: “Jika kita dapat melacak agregasi serbuk sari di berbagai tempat, ini dapat memberikan data yang berguna untuk studi perikanan.”
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!