Dior Diserang Hacker! Nama, Kontak, dan Riwayat Belanja Para Sultan Bocor!
Sabtu, 17 Mei 2025 - 14:03 WIB
Baca Juga: Hacker China dan Iran Manfaatkan Chatbot AI Google Gemini untuk Serangan Siber
Penipuan ini beragam, mulai dari pemberitahuan pengiriman palsu hingga situs phishing yang meniru platform e-commerce yang sah, semuanya dirancang untuk mencuri kredensial pengguna atau menyebarkan malware.
Merek-merek mewah seperti Dior, yang melayani para “sultan”, menjadi target yang sangat menarik bagi para penipu.
Para penjahat siber dapat menyebarkan promosi palsu, penjualan dengan waktu terbatas, atau kampanye loyalitas melalui media sosial, email, WhatsApp, atau Telegram untuk menipu pengguna agar berinteraksi dengan kontenberbahaya.
Penipuan ini beragam, mulai dari pemberitahuan pengiriman palsu hingga situs phishing yang meniru platform e-commerce yang sah, semuanya dirancang untuk mencuri kredensial pengguna atau menyebarkan malware.
Merek-merek mewah seperti Dior, yang melayani para “sultan”, menjadi target yang sangat menarik bagi para penipu.
Para penjahat siber dapat menyebarkan promosi palsu, penjualan dengan waktu terbatas, atau kampanye loyalitas melalui media sosial, email, WhatsApp, atau Telegram untuk menipu pengguna agar berinteraksi dengan kontenberbahaya.
(dan)
Lihat Juga :